Pusat Perbelanjaan Galang Terkesan Kumuh Dan Bau Pesing

Potret 24 Jam, Galang//

Info untuk Bupati Deli Serdang atas keberadaan keberadaan Pusat Perbelanjaan Galang Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara ditengah menuju Deli Serdang Sehat yang telah di program Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan di daerah itu.   

Sehingga menjadi sorotan publik terutama masyarakat dan Warga yang berbelanja, karena tampak terkesan kumuh dan bau pesing, ditambah lagi diluar pagar depannya di beram jalan lintas umum alternatif Provinsi di pusat kota Kelurahan Galang Kota itu, setiap hari menumpuk sampah beraroma bau busuk yang mengganggu indera penciuman siapa saja yang berada di kawasan itu.
Informasi ini seperti dikatakan salah seorang warga yang datang berbelanja di pusat perbelanjaan Galang itu yang menyebut dirinya Ibu Lastri dari Desa Jaharun B Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, Selasa (23/6/2026) ketika penulis minta dimintai  komentarnya mengenai keberadaan pusat perbelanjaan Galang ini mengatakan, kalau tidak terpaksa ada yang yang penting dicari, saya tidak mau belanja di pusat perbelanjaan Galang ini, karena kumuh, bau pesing, jorok, jalan gang sempit akibat meja tempat jenis bahan dagangan pedagang, dan di tambah lagi tumpukan sampah bau busuk di luar pagar depan, Jelasnya, Pusat Perbelanjaan Galang ini tidak ada penataan supaya ada daya tarik yang berbelanja. Siapa sih petugasnya ini? ujarnya. 

Usai itu, Penulis mencoba keliling didalam Gedung Pusat Perbelanjaan Galang saat itu.  Dan benar dan nyata jalan gang didalam gedung itu sempit dan payah dilewati, akibat bersusunnya meja tempat jenis bahan dagangan pedagang, termasuk gang jalan masuk armada pengangkut sampah para pedagang dari dalam gedung tersebut.

Tetapi kenyataannya di gang itu diramaikan oleh para pedagang tahu, ikan gembung rebus dan lain sebagainya  dengan bersusun meja tempat dagangan yang membuat gang itu tertutup atau sempit.

Dan yang lebih anehnya lagi Toilet yang terletak di bagian belakang gedung pusat perbelanjaan itu, tidak bersih dan menumpuk terus kotoran. Pantas didalam gedung tersebut terkesan bau pesing.
Dan kemudian lagi di lantai II Gedung Pusat Perbelanjaan Galang itu, begitu banyak kios tempat berdagang, tetapi hanya tiga kios yang ditempati pedagang busana. Dan lainnya kosong menganga bagaikan tanah lapang.

Penulis yang mencoba konfirmasi kepada beberapa orang pedagang didalam gedung tersebut saat itu mengatakan, kami pedagang mau tidak mau bertahan didalam gedung yang serba acak-acakan dan kumuh bau pesing ini, demi mencari sesuap nasi.

Kami tidak tahu apa sebenarnya  tugas dan fungsi adanya Kepala UPT Perindag di Kecamatan ini yang di tugas pemerintah bertugas di Pusat Perbelanjaan Galang ini.
Karena yang kami tugasnya,  mengutip retribusi Rp. 3.000 per-pedang setiap hari tanpa kecuali didalam gedung ini, dan itupun yang mengutip adalah anggotanya. Kalau Kepala UPT hanya tahu datang dan duduk mengobrol di salah satu kantin didalam gedung ini, ujar mereka kepada wartawan. 

(Sudirman Dachi)

Admin Media

INFORMASI BERITA RAKYAT, TAJAM & AKURAT

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama